Menjajal Cadas Lagisan

     Tebing Lagisan yang terletak di daerah Anggeraja, Kabupaten Enrekang menjadi ujian selanjutnya bagi para bajing setelah membuat 3 jalur baru di tebing Lopi-Lopi, Leang-Leang, Kabupaten Maros. Sebelum menjajal cadas Lagisan setelah sempat vakum selama 3 tahun dalam pembuatan jalur di tebing oleh para bajing di divisi panjat tebing KORPALA UNHAS akhirnya pada tanggal 21 – 24 Januari 2011 dengan mengambil nama team bajing is back…# 1 memulai petualangan memanjat dengan membuat 2 jalur baru yaitu jalur artificial “bajing is back” dengan ketinggian ± 45 meter dan jalur sport “ tangga bambu” ± 12 meter di tebing Lopi-Lopi,Maros yang beranggotakan 8 orang yaitu Chummink469, Fadli, Ichi, Nanank, Madhi, Ucham, Aroel dan Lumay.
     Selanjutnya di bulan februari 2011 pada tanggal 12-15 team bajing is back…#2 kembali menjamah tebing Lopi-Lopi,Kabupaten Maros dengan menyelesaikan jalur artificial setinggi ± 65 meter. Jalur ini diberi nama Jalur Almarhum (Ismed) “in the End”. Penamaan jalur ini untuk mengenang almarhum Ismed Wahyudi dan Kadir J yang pertama kali memanjat di jalur ini dan telah meminta persetujuan saudara Rimba yang ikut memanjat dan menjadi mentor bagi kedua almarhum . Setelah 5 kali diadakan pemanjatan di jalur ini dengan team yang berbeda akhirnya jalur ini selesai juga hingga puncak tebing. Team bajing is back…# 2 sebagai team ke 5 yang memanjat di jalur ini beranggotakan 7 orang yaitu : Chummink469, Jalal, Fadli, Ichi, Nanank, Baim dan Lumay.
Jalur Project 22A, Lagisan Kabupaten Enrekang
 
     Tibalah saatnya para bajing menjajal big wall Lagisan yang berada di Kabupaten Enrekang. Setelah pertama kali dipanjati pada tahun 1995 yang terhenti di ketinggian ± 75 meter tidak pernah ada lagi pemanjatan di tebing Lagisan. Pada tanggal 28 februari sampai 4 Maret 2011 team bajing is back…# 3 melakukan pemanjatan dengan sukses sampai puncak tebing Lagisan dengan ketinggian ± 130 meter yang diberi nama “ Jalur project 22A”.
     Team pemanjat/climber membuat VI pitch disebabkan jalur ditengah tebing yang sering traverse dan memiliki teras sehingga dapat membuat tali manjat patah dan friksi. Kondisi dasar tebing yang untuk mencapainya harus melalui jalur scramling yang panjang memaksa membuat beberapa angkor untuk lintasan di jalur scrambling tersebut sehingga diputuskan setelah mencapai ketinggian ± 45 meter team pemanjat/climber melakukan alpine beralaskan cadas tebing Lagisan selama 3 malam. Kondisi batuan yang rapuh membuat pemanjat harus ekstra hati-hati dan menggunakan helmet standard untuk menghindari batu jatuh. Setelah 5 hari bergelut dengan kerasnya cadas Lagisan akhirnya team bajing is back…# 3 mecapai puncak tebing dengan penuh rasa syukur. Kali ini team bajing is back…#3 beranggotakan 8 orang yaitu Jalal, Chummink469, Fadli, Ahmad, Fahmi, Rimba, Lumay dan Laga.
      Akhir kata team bajing is back…#3 mengucapkan special thanks kepada saudara-saudara di Korpala yang masih memiliki adventure soul dan telah memberikan sumbangan yaitu : idham(11), halim(11), Laga(11), Erni(11), Syam(14), Ardi(14), Isma(15), Haryadi(17). Karena spirit kalianlah saudara-saudaraku se- KORPALA team bajing is back…dapat memanjat lagi.
to be continued…


(Enrekang, 5 Maret 2011, bajing is back…)
Penulis : Lumay
Dokumentasi : Korpala Unhas

1 Response to "Menjajal Cadas Lagisan"

  1. Congrat and thanks to team bajing is back…# 3...setelah 16 tahun, ada juga anak K-UH yg membayar "utang" di Lagisan...Thanks.

    BalasHapus